Bawaslu DKI Gelar Kegiatan Penguatan Kapasitas Penanganan Pelanggaran pada Pilkada 2024

saranginews.com, JAKARTA – Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta November ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta tengah melakukan kegiatan peningkatan kapasitas untuk mengatasi pelanggaran pada Pemilu 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan di Best Western Premier The Hive, Jakarta, pada hari Sabtu dan Minggu, tanggal 8 dan 9 Juni 2024.

BACA JUGA: Cegah kebijakan moneter, Bawaslu DKI Jakarta lakukan patroli saat tenang

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Guru Besar Fakultas Filsafat (STF) Driyarkara dan Guru Besar Universitas Negeri Jakarta, Dr. Robertus Robet dengan topik Pemilu, Klientalisme, Populisme dan Kemandirian Politik.

BACA JUGA: Benny Sabdo ingatkan Pengawas Pemilu harus punya jiwa independen

Profesor Fakultas Filsafat (STF) Driyarkara dan Profesor Universitas Negeri Jakarta Robertus Robet saat memberikan pidato penguatan kapasitas penanganan pelanggaran pemilu 2024 yang digelar Bawaslu DKI Jakarta di Best Western Premier The Hive, Jakarta, pada Sabtu dan Minggu, 8 Juni. -9 September 2024. Foto: Friederich Batari/saranginews.com

Pembicara lainnya adalah Pengamat Intelijen dan Keamanan Negara, Dr. Stepi Anriani dengan topik Pengawasan Pemilu dengan Pendekatan Intelijen.

BACA JUGA: Jenderal Maruli Ingatkan Netralitas TNI AD di Pilkada Serentak

Berikutnya Sekretaris Jenderal Transparansi Internasional Indonesia (TII), J. Danang Widoyoko.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta periode 2023-2028, Munandar Nugraha, bersama Koordinator Penyelesaian Sengketa Bawaslu DKI Jakarta, Reki Putera Jaya, Koordinator Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu DKI Jakarta Burhanuddin, DKI Jakarta. Koordinator Divisi Hukum dan Pelatihan Bawaslu Sakhroji.

Peserta dalam kegiatan ini adalah Ketua dan Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi DKI Jakarta, Ketua dan Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Jakarta Selatan, Ketua dan Anggota Divisi Hukum KPU Kota Jakarta Timur . Bagian dan Pengawasan, Ketua dan Anggota Bagian Hukum dan Pengawasan Kota Jakarta Utara, Ketua dan Anggota KPU Bagian Hukum dan Pengawasan Kota Jakarta Barat, Ketua dan Anggota Bagian Hukum dan Pengawasan KPU Kota Jakarta Pusat. dan ketua dan anggota KPU Kabupaten Seribu, Bagian Hukum dan Pengawasan, serta perwakilan media dan mahasiswa.

Benny Sabdo, Koordinator Penanggulangan Pelanggaran Bawaslu, DKI Jakarta, mengatakan pemilu merupakan fenomena pergantian kekuasaan pemimpin daerah.

“Pilkada merupakan implementasi kedaulatan rakyat secara langsung dan demokratis,” kata Benny.

Menurut Benny, perhelatan Pilkada Jakarta sangat fenomenal karena Jakarta kini telah mengukuhkan dirinya sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional.

Tapi jangan lupa, Jakarta juga pusat kekuasaan. Republik ini dikuasai Jakarta, kata Benny.

Lebih lanjut, Benny mengatakan Bawaslu harus mempunyai prasangka, intuisi, logika dan nalar, serta sikap menyikapi penyelenggaraan pemilu, termasuk pelanggaran-pelanggaran yang mungkin terjadi.

Oleh karena itu, menurut Benny, penyelenggara pemilu harus menguasai aspek regulasi dan teknis.

Lebih lanjut, Benny menyoroti dimensi preventif. Bawaslu menjadi basis deteksi dini, kata Benny Sabdo yang juga anggota Bawaslu Jakarta Utara.

Benny menegaskan, dimensi tindakan Bawaslu adalah menjamin pemilu memiliki keamanan hukum yang adil (Jumat/jpnn) Jangan lewatkan video terbaru:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *