Respons Mabes Polri Soal Irjen Ahmad Luthfi Bakal Isi Jabatan Penting di Kemendag

saranginews.com, JAKARTA – Mabes Polri bereaksi terhadap kabar Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi bakal menduduki jabatan penting di Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Wakil Komisaris Polisi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen Dedi Prasetyo membenarkan laporan tersebut.

BACA JUGA: Bendera PAN dukung Irjen Ahmad Luthfi pimpin Jateng isi Jalan Gajahmada Semarang, rupanya…

Perwira senior Polri bintang dua itu mengatakan Irjen Ahmad Luthfi saat ini memangku jabatan Irjen Kementerian Perdagangan.

“Iya,” jawab Irjen Dedi tenang saat dikonfirmasi kepada saranginews.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (8/6).

BACA JUGA: PAN Dukung Irjen Ahmad Luthfi Maju di Pilgub Jateng, Zulhas: Tunggu dulu

Kendati demikian, mantan Direktur Humas Polri itu mengatakan Irjen Ahmad Luthfi harus melalui beberapa tahapan, mulai dari Tes Bakat Akademik (TPA) hingga penetapan ketua umum untuk mengisi jabatan tersebut.

Karena ini situasi level satu, kita tunggu TPA dan perintah presidennya dulu, kata mantan Kapolda Kalteng itu.

BACA JUGA: Pilgub Jateng 2024: Irjen Ahmad Luthfi Vs Hendrar Prihadi? Pengamat: Restu Jokowi itu ada

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Jenderal Zulkifli Hasan mengungkapkan, jabatan Irjen Kementerian Perdagangan akan diisi oleh Ahmad Luthfi yang saat ini masih menjabat Kapolda Jateng.

Pria yang akrab disapa Zulhas ini mengatakan, Ahmad Luthfi menjalani serangkaian proses untuk menjadi Irjen Kementerian Perdagangan.

“Proses Irjen Kemendag hampir selesai,” kata Mendag usai Rapat Koordinasi Wilayah PAN Jateng di Hotel MG Setos, Kota Semarang, Sabtu (6/8).

Hal itu diungkapkannya setelah partainya memutuskan mendukung Irjen Ahmad Luthfi maju pada Pilkada Jawa Tengah 2024.

Usai menjabat Irjen Kementerian Perdagangan, Ahmad Luthfi akan diusung partainya pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur atau gubernur di Jawa Tengah pada November mendatang.

Namun di bulan pilkada serentak, Ahmad Luthfi mengundurkan diri. Sedangkan pendaftaran calon gubernur akan dilaksanakan pada akhir Agustus 2024.

Mengingat keterbatasan waktu, jenderal bintang dua itu berpeluang besar pensiun dini jika melaju di kompetisi lima tahunan tersebut.

Zulhas tak menjelaskan secara rinci bagaimana jenderal PAN mengangkat orang tak lulus Akademi Kepolisian (Akpol) itu menjadi tokoh besar di Jawa Tengah.

Namun Zulhas meminta seluruh tim PAN memaksa mantan Kapolda Surakarta itu memimpin Jawa Tengah lima tahun ke depan.

Saya ingin optimalisasi. Saya usulkan dukungan Pak Luthfi jadi gubernur. Nanti diputuskan di Rakorda, kata Zulhas. (mcr5/jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *