Hasyim Dipecat Karena Asusila, Afif Menggantikannya Jadi Plt Ketua KPU

saranginews.com – JAKARTA – Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Mohamad Afifuddin terpilih menjadi Ketua (PLT) Ketua KPU Hasim Asyari yang sebelumnya diberhentikan oleh Dewan Kehormatan Direksi (DKPP) karena berperilaku nakal.

Pemilihan Komisioner KPU Bidang Hukum dan Pengawasan dilakukan dalam rapat tertutup yang diselenggarakan KPU RI di Kantor KPU RI, Jakarta pada Kamis (4/7).

Baca juga: Gombal Hashim Ditipu Sindra, Berapa Gaji Ketua KPU? Saudara-saudara berada jauh

Selaku Direktur Eksekutif (KPU RI) hari ini mulai pukul 11.30 WIB, kata pria itu merujuk pada Afif.

Menurut Afif, terpilihnya dirinya menjadi Ketua KPU Indonesia sesuai kesepakatan anggota.

Baca Juga: Sindra Tak Minta Celana, Tapi Hasim Asyari yang Minta

Ia menegaskan, kelompoknya bersatu dan tidak ada perbedaan pendapat dalam menentukan sosok pengganti Hasim Asyari.

Ia mengatakan, “Kita bersatu, tidak ada perbedaan karakter dan semua hal ini penting untuk maju bersama.”

Baca juga: Sindra Aditi Sangat Khawatir karena Hasim Asyari Sudah Menikah dan Memiliki 3 Orang Anak

Ia juga menyatakan Hasim Asyari sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua KPU RI.

Sesuai putusan sidang di Jakarta, Rabu (3/7) dalam perkara nomor 90-PKE-DKPP/V/2024.

Meskipun Surat Keputusan (SK) Presiden Republik Indonesia (KPRES) belum diterbitkan, namun KPU DKPP terikat untuk menunjuk pejabat KPU RI dalam waktu sekitar 1 x 24 jam setelah membacakan hasilnya. .

“Keputusan DKPP sudah dibacakan kemarin dan organisasi kami tetap terstruktur dengan klausul yang jelas ketika keputusan DKPP muncul dan berhalangan, maka diangkat Wakil Ketua Umum dalam waktu 1 x 24 jam,” ujarnya.

Selain itu, KPU juga mematuhi Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2022 (PKPU) tentang perubahan keempat atas Peraturan KPU Nomor. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

“Kalau melihat keadaan setelah membaca keputusan DKPP kemarin sekitar jam 2 sampai jam 3 malam, menurut kita sekarang sudah mendekati 24 jam, belum 24 jam dan kita mengikuti Peraturan PKPU 5 Tahun 2022,” dia berkata.

Sebelumnya, pada Rabu (3/7), Hasim Asyari mengucapkan terima kasih kepada DKPP RI yang telah memberinya skorsing permanen terkait tuduhan pengotor.

Informasi tersebut disampaikan Hasim dalam jumpa pers di kantor KPU RI, Jakarta, Rabu.

“Inilah saatnya saya ingin mengucapkan, Alhamdulillah dan terima kasih kepada DKPP yang telah melepaskan saya dari tanggung jawab berat sebagai anggota KPU yang menyelenggarakan pemilu,” ujarnya.

Ia pun meminta maaf kepada media jika ada perkataan atau perbuatan selama menjabat Ketua KPU RI yang kurang baik.

“Kepada rekan-rekan jurnalis yang berinteraksi dengan saya, jika ada perkataan atau tindakan yang tidak saya sukai, saya mohon maaf,” ujarnya.

Sementara itu, pada Rabu lalu, Komisi Pemilihan Umum RI (DKPP) menyetujui pemberhentian sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasim Asyari dan kasusnya telah diproses secara hukum.

Ketua DKPP Indonesia Heidi Lugito mengatakan dalam pembacaan putusan di kantor DKPP Indonesia, Jakarta, “Dengan pembacaan putusan ini, maka dijatuhkan hukuman seumur hidup kepada terdakwa Hasim Asyari yaitu ketua dan anggota. Komisi Pemilihan Umum Indonesia.” , Rabu.

Dalam putusannya, DKPP menerima sepenuhnya gugatan penggugat dan meminta Presiden Indonesia Joko Widodo mengganti Hasim dalam waktu tujuh hari setelah putusan dibacakan.

Presiden RI harus melaksanakan keputusan ini tujuh hari setelah membacakan keputusan tersebut, ujarnya.

Terakhir, DKPP RI meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mengawal pelaksanaan keputusan tersebut.

Sidang putusan perkara Nomor 90-PKE-DKPP/V/2024 dimulai pukul 14.10 WIB dan dibuka oleh Ketua DKPP RI Heidi Lugito.

Hasim mengikuti persidangan secara online melalui aplikasi telekonferensi Zoom. (Antra/jpnn)

Baca artikel lainnya… Kuasa Hukum Korban, Ketua KPU: Kayaknya kekuasaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *